MODUL 1
Digital Branding

Konsep Produk & Merek

Tim Kelas Desain

Sebelum masuk ke dunia digital branding, kita perlu memahami dulu dasar-dasar produk dan merek: apa itu produk dan jenis-jenisnya, komponen apa saja yang melekat pada sebuah produk, bagaimana produk diklasifikasikan, bagaimana hierarkinya dari yang paling umum sampai paling spesifik, hingga elemen-elemen dasar yang membentuk sebuah merek. Bab ini menjadi fondasi konseptual sebelum masuk ke praktik digital branding pada bab-bab berikutnya.

Kelas Desain
01/ 04
A

Konsep Produk

Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan konsumen. Produk dapat berupa barang fisik, jasa, maupun kombinasi keduanya.

a.Produk Konsumsi — dibeli untuk dikonsumsi/dipakai langsung.
Produk sehari-hari (convenience goods)
Produk belanjaan (shopping goods)
Produk khusus (specialty goods)
Produk yang tidak dicari (unsought goods)
b.Produk Industri — dibeli untuk diolah kembali atau menjalankan bisnis.
Bahan baku
Barang modal
Perlengkapan dan layanan bisnis
c.Berdasarkan wujudnya — produk barang dan produk jasa.
d.Berdasarkan daya tahannya — barang tidak tahan lama dan barang tahan lama.
e.Tingkatan Produk — lapisan nilai dari inti hingga tambahan yang membedakan produk.
Produk utama (core product)
Produk generik (generic product)
Produk harapan (expected product)
Produk pelengkap (augmented product)
Produk potensial (potential product)
B

Komponen Atribut Produk

Performance, Reliability, Features, Conformance, Durability, Serviceability, Esthetic, Perceived Quality — delapan dimensi yang menentukan mutu sebuah produk di mata konsumen.
a.Kemasan primer — bersentuhan langsung dengan produk.
b.Kemasan sekunder — melindungi kemasan primer.
c.Kemasan pengiriman (tersier) — untuk penyimpanan dan distribusi.
a.Peran alokasi dari harga — membantu konsumen memutuskan cara mengalokasikan daya beli.
b.Peranan informasi dari harga — menjadi sinyal kualitas produk bagi konsumen.
Atribut, Manfaat, Nilai, Budaya, Kepribadian, Pemakai — enam makna yang disampaikan sebuah merek kepada konsumen.
Brand Label, Grade Label, Label Deskriptif, Label Produk — empat jenis label yang menyertai kemasan produk.
Informasi, Konsultasi, Taking Order, Hospitality, Caretaking, Exceptions, Billing, Pembayaran — delapan bentuk layanan tambahan yang mendukung produk inti.

Jaminan (garansi) adalah janji produsen atas kualitas atau kinerja produk, yang memberi rasa aman dan meningkatkan kepercayaan konsumen sebelum membeli.

C

Klasifikasi Produk

Produk dikelompokkan menjadi barang tidak tahan lama (dikonsumsi dalam sekali atau beberapa kali pakai) dan barang tahan lama (dapat digunakan berulang kali dalam jangka waktu panjang). Klasifikasi ini memengaruhi strategi harga, distribusi, dan promosi.

Produk juga dikelompokkan menurut tujuan penggunaannya, yaitu produk konsumsi (untuk pemakaian pribadi) dan produk industri (untuk diolah kembali atau mendukung kegiatan bisnis). Klasifikasi ini menjadi dasar penentuan strategi pemasaran yang tepat untuk masing-masing segmen.

Daya Tahan
VS
Kegunaan
D

Hierarki Produk

Hierarki produk menunjukkan susunan produk dari kategori yang paling luas (memenuhi kebutuhan dasar) hingga yang paling spesifik (satu unit produk tertentu). Dari yang paling bawah/luas ke yang paling atas/spesifik:

1.Need Family — kebutuhan dasar yang mendasari lahirnya suatu produk.
2.Product Family — seluruh kelas produk yang dapat memenuhi kebutuhan inti tersebut.
3.Product Class — kelompok produk dalam satu keluarga produk yang punya fungsi serupa.
4.Product Line — sekelompok produk dalam satu kelas yang berhubungan erat.
5.Product Type — kategori produk yang berbagi salah satu bentuk lini produk.
6.Brand — nama yang diasosiasikan dengan satu atau lebih produk dalam lini tersebut.
7.Item — unit spesifik dalam suatu merek atau lini produk, dibedakan oleh ukuran, harga, atau ciri lain.
Need Family
Product Family
Product Class
Product Line
Product Type
Brand
Item
E

Konsep Dasar Merek

Sebuah merek dibangun dari beberapa elemen dasar yang bekerja sama membentuk identitas yang konsisten dan mudah diingat oleh konsumen.

1.Brand Name — nama yang mudah diucapkan, diingat, dan relevan dengan produk.
2.Tagline — kalimat pendek yang menangkap esensi dan janji merek.
3.Creative Element — elemen visual seperti logo, warna, dan tipografi yang membentuk identitas merek.
4.Bahasa — gaya bahasa dan tone of voice yang dipakai merek dalam berkomunikasi.
5.Message — pesan inti yang ingin disampaikan merek kepada audiensnya.

Kelima elemen ini harus tampil konsisten di semua kanal — dari kemasan produk, feed media sosial, hingga website — agar merek mudah dikenali meski hanya dilihat sekilas.

Bab Konsep Produk & Merek mencakup pemahaman produk dan jenis-jenisnya, tujuh komponen atribut yang melekat pada produk, klasifikasi produk berdasarkan daya tahan dan kegunaan, hierarki produk dari kebutuhan dasar hingga unit spesifik, serta lima elemen dasar yang membentuk sebuah merek. Semua ini menjadi fondasi sebelum masuk ke praktik digital branding pada bab-bab berikutnya.

E-Book Bab Ini

Baca ringkasan lengkap materi Konsep Produk & Merek dalam format e-book yang bisa dibuka langsung tanpa perlu mengunduh.

E-Book: Konsep Produk & Merek Bab 1 · Digital Branding Kelas XI Bisnis Digital
Memuat e-book...
Halaman sedang disiapkan