TUTORIAL · SESI 1 (BITMAP)

Mengenal Ruang Kerja dan Konsep Pixel

Sebelum mengedit foto, kenali dulu bagaimana gambar bitmap sebenarnya tersusun, lalu jelajahi ruang kerja Adobe Photoshop yang akan dipakai sepanjang 12 sesi ke depan.

AApa itu Gambar Bitmap (Raster)?

Berbeda dari gambar vektor yang tersusun dari path dan anchor point, gambar bitmap (raster) tersusun dari ribuan kotak warna kecil yang disebut pixel, tersusun berjajar seperti ubin membentuk satu gambar utuh. Setiap foto yang diambil dari kamera atau ponsel adalah gambar bitmap.

Pixel — satu kotak warna terkecil penyusun gambar bitmap. Semakin banyak pixel dalam satu area, semakin detail dan tajam gambarnya.

BKenapa Ini Penting: Raster vs Vektor

Perbedaan paling mendasar terlihat saat gambar diperbesar. Bandingkan apa yang terjadi pada lingkaran raster dan lingkaran vektor berikut saat sama-sama diperbesar jauh melebihi ukuran aslinya.

Raster — Diperbesar 400%

Tepi lingkaran pecah menjadi kotak-kotak (pixelated). Inilah sebabnya foto beresolusi rendah terlihat pecah saat diperbesar.

Vektor — Diperbesar 400%

Tepi lingkaran tetap mulus di ukuran berapa pun, karena bentuknya dihitung secara matematis, bukan disusun dari kotak warna.

Karena sifat inilah, foto (bitmap) tidak bisa diperbesar sembarangan tanpa kehilangan ketajaman, sementara logo dan ilustrasi (vektor) dari seri sebelumnya selalu aman diperbesar ke ukuran apa pun.

CMengenal Ruang Kerja Photoshop

Tata letak Photoshop mirip prinsipnya dengan Illustrator, namun dengan penyebutan dan penekanan yang sedikit berbeda.

1

Canvas / Document Window

Area utama di tengah layar tempat gambar ditampilkan dan diedit — setara dengan Artboard di Illustrator.

2

Toolbar

Kumpulan alat di sisi kiri, termasuk Move Tool, Selection Tool, dan Brush Tool.

3

Options Bar

Baris di bawah Menu Bar yang menampilkan pengaturan khusus untuk alat yang sedang aktif — fitur ini tidak ada di Illustrator.

4

Panel Samping (Layers & Properties)

Terletak di kanan, dipakai untuk mengatur susunan layer dan properti gambar.

DMembuat Dokumen Baru

File > New Document Ctrl/Cmd + N

  1. Buka Photoshop, lalu tekan Ctrl/Cmd + N untuk membuka jendela New Document.
  2. Tentukan ukuran Width dan Height sesuai kebutuhan, misalnya 1080 x 1080 px untuk unggahan media sosial.
  3. Atur Resolution sesuai tujuan akhir gambar.
  4. Pilih Color Mode: RGB untuk digital, CMYK untuk cetak — sama seperti prinsip yang sudah dipelajari di seri vektor.
  5. Klik Create untuk membuat dokumen baru.

72 ppi

Resolusi standar untuk gambar yang hanya akan dilihat di layar (media sosial, website).

300 ppi

Resolusi standar untuk gambar yang akan dicetak, agar hasil cetakannya tetap tajam.

ENavigasi Canvas

Zoom dan Pan

  1. Tekan Ctrl/Cmd + "+" untuk memperbesar tampilan, atau Ctrl/Cmd + "-" untuk memperkecil.
  2. Tekan Ctrl/Cmd + 0 agar seluruh canvas langsung terlihat pas di layar (Fit on Screen).
  3. Tahan tombol Spasi sambil klik-seret untuk menggeser tampilan (Pan) tanpa mengganti tool yang sedang aktif.
  4. Tekan Ctrl/Cmd + 1 untuk melihat gambar pada ukuran 100% (ukuran pixel sebenarnya).

FLatihan: Menyiapkan Dokumen Kerja

Langkah 1–5

  1. Buat dokumen baru berukuran 1080 x 1080 px, Resolution 72 ppi, Color Mode RGB — ukuran standar unggahan Instagram.
  2. Impor satu foto bebas hak cipta melalui File > Place Embedded, letakkan di dalam canvas.
  3. Perbesar tampilan hingga 400% menggunakan Ctrl/Cmd + "+", amati bagaimana tepi objek pada foto mulai terlihat pecah menjadi kotak-kotak pixel.
  4. Tekan Ctrl/Cmd + 0 untuk kembali ke tampilan penuh, lalu latih navigasi Pan menggunakan tombol Spasi.
  5. Simpan file dengan nama: NamaSiswa_Sesi1_DokumenKerja, format .psd (format asli Photoshop, setara .ai pada Illustrator).

GTips & Trik

TombolFungsi
Ctrl/Cmd + NMembuat dokumen baru.
Ctrl/Cmd + 0Menyesuaikan tampilan canvas agar pas di layar (Fit on Screen).
Ctrl/Cmd + 1Melihat gambar pada ukuran 100% (ukuran pixel asli).
Tahan Spasi + DragMenggeser tampilan (Pan) tanpa berpindah tool.
TabMenyembunyikan seluruh panel untuk area kerja yang lebih luas.

Saran Praktik

Selalu tentukan ukuran dan resolusi dokumen di awal, sesuai tujuan akhirnya (layar atau cetak). Mengubah resolusi setelah gambar selesai dikerjakan berisiko membuat kualitas gambar menurun, karena Photoshop harus menambah atau mengurangi jumlah pixel secara paksa.

Video: Ruang Kerja dan Konsep Pixel di Adobe Photoshop

Halaman sedang disiapkan