Teknik Seleksi Dasar pada Foto
Sebelum mengedit bagian tertentu dari sebuah foto, Photoshop perlu tahu batas area mana yang boleh disentuh. Pelajari tiga keluarga alat seleksi yang menjadi dasar hampir seluruh pekerjaan editing foto.
AKenapa Seleksi Itu Penting?
Seleksi adalah area yang ditandai agar hanya bagian tersebut yang terpengaruh oleh perubahan apa pun — warna, penghapusan, filter, atau perintah lainnya. Area di luar seleksi akan tetap aman tidak berubah.
BMarquee Tool: Seleksi Bentuk Geometris
Rectangular & Elliptical Marquee M
- Tekan M untuk mengaktifkan Rectangular Marquee Tool.
- Klik dan seret di atas foto untuk membuat area seleksi persegi.
- Tahan Shift sambil menyeret untuk membentuk seleksi persegi sempurna.
- Klik-tahan ikon Marquee di Toolbar untuk memunculkan pilihan Elliptical Marquee, digunakan dengan cara yang sama untuk seleksi bulat/oval.
CLasso Tool: Seleksi Bentuk Bebas
Lasso
Menggambar seleksi bebas mengikuti gerakan mouse, seperti menggambar dengan pensil.
Polygonal Lasso
Membuat seleksi bersudut lurus dengan klik di tiap titik sudut, cocok untuk objek bergaris tegas.
Magnetic Lasso
Otomatis "menempel" mengikuti tepi objek berdasarkan kontras warna saat kursor digerakkan mendekatinya.
DSeleksi Berbasis Warna: Quick Selection & Magic Wand
Quick Selection Tool W
Alat paling cepat untuk pemula: cukup "dicat" di atas area yang diinginkan, Photoshop otomatis mendeteksi tepi objek berdasarkan kemiripan warna dan tekstur di sekitarnya.
- Tekan W untuk mengaktifkan Quick Selection Tool.
- Klik dan seret (seperti mengecat) di atas area objek yang ingin diseleksi.
- Photoshop otomatis memperluas seleksi mengikuti tepi objek yang terdeteksi.
- Untuk mengurangi area yang salah terpilih, tahan Alt/Option sambil menyapu ulang area tersebut.
Alat sejenis, Magic Wand (satu grup dengan Quick Selection), memilih area hanya dengan satu klik berdasarkan kemiripan warna, diatur lewat nilai Tolerance pada Options Bar — semakin tinggi nilainya, semakin luas rentang warna yang ikut terpilih.
EMenggabungkan Beberapa Seleksi
Objek dengan bentuk rumit jarang bisa diseleksi sempurna hanya dengan satu alat. Kombinasikan beberapa mode berikut, tersedia di Options Bar setiap alat seleksi.
New Selection
Seleksi baru, menghapus seleksi sebelumnya.
Add (Shift)
Menambahkan area baru ke seleksi yang sudah ada.
Subtract (Alt)
Mengurangi sebagian area dari seleksi yang sudah ada.
Intersect
Hanya menyisakan area yang tumpang tindih dari dua seleksi.
Perintah Seleksi Lanjutan
- Select > Deselect (Ctrl/Cmd+D) — membatalkan seleksi yang sedang aktif.
- Select > Inverse (Ctrl/Cmd+Shift+I) — membalik seleksi, memilih area yang sebelumnya tidak terpilih. Sangat berguna untuk memilih latar belakang dengan menyeleksi objeknya terlebih dulu.
- Select > Modify > Feather — melembutkan tepi seleksi agar transisi hasil edit tidak terlihat tajam/patah.
FLatihan: Memotong Objek dari Foto
Langkah 1–6
- Buka file NamaSiswa_Sesi2_KomposisiLayer.psd dari Sesi 2.
- Pilih salah satu foto yang memiliki objek dengan latar belakang cukup kontras (misalnya objek dengan latar polos).
- Gunakan Quick Selection Tool (W) untuk menyeleksi objek utama pada foto tersebut.
- Perbaiki bagian seleksi yang kurang tepat menggunakan mode Add (Shift) dan Subtract (Alt) hingga seluruh tepi objek terseleksi rapi.
- Dengan seleksi masih aktif, tekan Ctrl/Cmd + J untuk menyalin area terpilih menjadi layer baru yang berisi objek tersebut saja, terpisah dari latar belakangnya.
- Simpan file dengan nama: NamaSiswa_Sesi3_ObjekTerseleksi, format .psd.
GTips & Trik
| Tombol | Fungsi |
|---|---|
| M | Mengaktifkan Rectangular Marquee Tool. |
| W | Mengaktifkan Quick Selection Tool. |
| Ctrl/Cmd + D | Membatalkan seleksi aktif (Deselect). |
| Ctrl/Cmd + Shift + I | Membalik seleksi (Select Inverse). |
| Ctrl/Cmd + J (dengan seleksi aktif) | Menyalin area terpilih menjadi layer baru. |
Saran Praktik
Perbesar tampilan (Ctrl/Cmd + "+") saat menyeleksi tepi objek yang detail, seperti rambut atau tepi berlekuk. Seleksi yang dikerjakan sambil melihat gambar dalam ukuran kecil biasanya kurang presisi dan menyisakan area yang terlewat.