Protokol AI Desain
Peta jalan kreatif masa depan untuk membangun pola pikir, integrasi alur kerja, hingga penguasaan standar industri berbasis Kecerdasan Artifisial.
Fase 1: Literasi AI
Pengantar & Ekosistem AI
Mengenal AI Generatif, Pembelajaran Mesin, dan implementasinya di alat desain sehari-hari (Instagram, Canva, Firefly).
AI sebagai Rekan Desainer
Ramah tamah ide konsep, penentuan palet warna otomatis, hingga mendapatkan referensi tata letak instan secara cerdas.
Dasar Rekayasa Perintah
Belajar bahasa instruksi: Teknik dasar memerintah AI agar menghasilkan gaya visual yang spesifik dan presisi.
Pemecahan Masalah Kreatif
Menggunakan logika desain untuk membedah masalah dan memilih alat AI yang tepat untuk solusi visual tercepat.
Fase 2: Penerapan Strategis
Integrasi Alur Kerja Kreatif
Menggabungkan hasil buatan AI ke perangkat lunak standar industri (Ps, Ai, Figma) agar hasil akhir tetap terlihat buatan manusia.
Rekayasa Perintah Tingkat Menengah
Detail teknis tingkat lanjut: Mengatur pencahayaan, suasana kamera, hingga penggunaan perintah negatif secara akurat.
Produksi Aset & Konsep
Otomasi pembuatan ilustrasi pendukung, latar belakang, hingga tekstur kustom siap pakai untuk kebutuhan proyek nyata.
Etika & Hukum AI
Memahami sisi gelap dan terang AI: transparansi karya, Hak Cipta, dan batasan etis profesi desainer.
Fase 3: Penguasaan Industri
Efisiensi Industri
Menggunakan AI untuk kerja cepat skala agensi: revisi kilat dan produksi variasi aset massal secara otomatis.
Kemahiran & Prototipe
Teknik Penguncian Gaya untuk konsistensi visual, kerangka aplikasi via AI, hingga pembuatan maket produk realistis.
Pencitraan Diri & Portofolio
Menyusun portofolio yang menunjukkan bahwa Anda menggunakan AI sebagai alat bantu cerdas, bukan pengganti kreativitas.
Masa Depan Profesi
Menyiapkan mental industri, regulasi hukum saat menghadapi klien, dan strategi agar tetap relevan di ekosistem digital.